Mihaly

Menurut saya sebagai salah satu dari orang yg masih terus berusaha creative yang hidup di muka bumi ini, maksud dari Mihaly adalah Orang yang creative tahu kapan mereka mengeluarkan tenaga mereka demi berkonsentrasi dalam memecahkan suatu masalah. Bila di rasa  oleh mereka sudah saatnya untuk diperlukan untuk mengeluarkan tenaga yang banyak demi mencapai kesuksesan mereka akan mengeluarkanya dan membawa hasil yang luar biasa.

1. Creative people have a great deal of physical energy, but they’re also often quiet and at rest.

Orang yang creative mempunyai tenaga yang banyak, tetapi kadang mereka suka berdiam diri dan beristirahat.

-Belimpah Tenaga demi Berkonsentrasi Mengungkap Sesuatu.

Contoh nyata pada saat Thomas Alfa Edison gagal dia sering berjalan-jalan keliling kota agar menemukan inspirasi dan pada suatu saat dia menemukan bola lampu yang dapat menerangi dunia sampai saat ini.

– Istirahat, tidur, dan jalan-jalan

Setiap manusia pasti pernah menempuh jalan buntu. Saat seperti inilah menurut saya seorang yang creative perlu beristirahat dan mencari inspirasi. Dalam islam diajarkan AGAR TIDAK LUPA SHOLAT 5 WAKTU, moment 5 waktu ini adalah bagian dari istirahat seorang muslim kreatif yang dapat berdoa dan mencurahkan semua isi hatinya agar dapat diberikan jalan kesuksesan. Tetapi jangan di anggap tidurnya orang kreatif tidak menghasilkan melainkan banyak IDE yang berasal dari  MIMPI.

– Orang kreatif dapat mengkontrol kekuatan mereka

orang krative tentu sangatlah creative dalam menggunakan tenaga yang dimiliknya sehingga tentu punya strategi –strategi untuk memnfaatkan waktu agar tercapai target-targetnya. Kapan waktunya tidur dan kapan waktunya kerja.

2. Creative people tend to be smart yet naive at the same time.

Orang yang creative berusaha untuk menjadi pintat tetapi naïf juga dalam waktu yang bersamaan.

Menurt saya Mihaly menganggap orang yang Kreatif adalah orang yang mau bertanya agar dia dapat menjadi pintar. Hal ini dapat saya lihat dari maksud yang dia tulis didalam buku yaitu “How Smart their open the question” dan dalam dunia psikologi hal ini disebut sebagai g factor .

Kreatifitas seorang manusia biasanya BERASAL dari pertanyaan, seperti: Kenapa ini bisa terjadi? Apa sebab-sebabnya? Bagaimana cara menyelesaikannya? Apakah ada cara lain yang lebih effective untuk dapat menyelesaikannya? Dari pertanyaan-pertanyaan yang sesederhana ini, menurut saya sangat memungkinkan orang dapat memunculkan sikap kritis dan pada akhirnya menjadi kreatif.

3. Creative people combine playfulness and discipline, or responsibility and irresponsibility

Saya adalah salah seorang yang selalu membuat apa yang saya kerjakan adalah sesuatu yang menyenangkan. Seperti dalam menghafalkan pelajaran, saya sangat menyukai menjadikan itu sebagai lelucon agar otak saya ingat dan dengan mudah saya dapat memanggil kembal ingatan saya karena saya sangat suka dengan joke.

Contoh dari website yang saya jelajahi atau saya selancari adalah seorang engineer bernama Jacob Rainbow yang sedang mengerjakan pekerjaan yang cukup berat sehingga dia dapat menyelesaikannya dengan cepat. Raibow merasa sangat perlu untuk merapkan sistem ini agar dapat menyiasati mentalnya agar menjadi tahan banting.

Perlu di ingat menggabungkan antara bermain dengan bekerja, tanggungjawab dengan tidak bertanggung jawab haruslah disertai dengan kerja keras, komitmen, niat yang gigih. Tanpa hal-hal tersebut ini akan menjadi sia-sia.

4. Creative people alternate between imagination and fantasy, and a rooted sense of reality

Kalau kata orang bule “ The power of fantasy”,  ya orang yang kreatif dapat membuat fantasinya menjadi nyata. Sperti ford dengan mimpinya mengendarai sesuatu yang memiliki tenaga kuda maka muncullha mobil ciptaanya yang bertenaga kuda. Selain itu ada juga wright bersaudara  yang dalam fantasynya dapat mencakar langit dengan suatu alat, maka terciptalah pesawat.

Para artist seperti pelukis, pembuat puisi, penyair, dalam menuangkan karya terkadang melewati batas realita yang ada. Dalam bekarya mereka senang memberikan pemikiran luas tak terbatas. Terkadang dalalm mendapatkan hasil dari pekerjaannya para seniman mendapat pengasilan yang tidak tanggung besarnya. Contohlah nyonya J.K.Rowling yang pada hari ini dinyatakan sebagai salah satu orang terkaya di Inggris.

Fantasy bisa menjadi akar dari realita, mimipi akan membangun realita.

5. Creative people trend to be both extroverted and introverted.

Saya pernah di ajarkan bagai mana cara membedakan orang agar kita dapat mengerti keinginan mereka. Salah satunya dengan mengklasifikasi antara orang yang extrovert dan Introvert. Dalam hal ini menurut saya Mihaly mengungkapka bahwa seorang yang kreatif cendrung dapat mengkontrol dirinya agar dapat sesuai dengan keadaan. Lebih jelasnya lagi orang kreatif dapat menggunakan kedua sifat tersebu sesuai kebutuhan.

6. Creative people are humble and proud at the same time.

Rendah hati sekaligus membanggakan diri disaat bersamaan. Mungkin orang yang kreatif yang memilki ciri seperti ini adalah orang-orang yang sudah berhasil untuk membuktikan bahwa mereka sudah kreatif. Dalam bukunya mihaly memberi contoh Newton. Newton sadar bahwa semua yang dial alakukan tidak jauh dari factor kerjakeras dan luck, tetapi dia sadar betul bahwa dia telah menghasilkan Sesuatu yang sangat membanggakan. Sehingga wajar bili kita lihat Newton sangat dikagumi dan di hormati oleh masyarakatnya pada zaman tersebut.

Kalau kata Mihaly mereka menjadi belagu karena untuk menutupi depresi yang terjadi pada diri mereka yang dulu-dulu, mungkin saja karena kerja keras yang mereka lakukan cukup mengecewakan. Contoh Thomas Alfa Edison yang gagal berkali-kali tetap berhasil dan pantaslah di memuji-muji karyanya karena ada kebanggaan tersendiri telah berhasil melewati kegagalamn-kegagalan.

7. Creative people, to an extent, escape rigid gender role stereotyping.

Wah jangan sampai di salah arikan bahwa orang yang creative adalah orang yang bisa menjadi Lelaki dan perempuan pada saat yang bersamaan, bisa-bisa semua orang menjadi HOMO.

Menurut saya yang dimaksud oleh Mihaly adalah bahwa setiap orang kreatif memiliki atau minimal mengerti akan sikap lain yang dimiliki oleh lawan jenisnya. Sehingga dapat mengerti dan ikut beremepati akan persaan orang lain yang berlawanan jenisnya. Bila persaaan salaing mengerti sudah keluar, maka selanjutnya akan tercipta suatu synergi dalam bekerjasama anatara gender yang kelak akan memberikan hasil yang berguna untuk nusa dan bangsa.

Mihaly memberi contoh bahwa orang kratif dari sisi laki-laki maka dia kana lebih sensitif dari laki-laki yang tidak kreatif, dan  dari sisi perempuan dia akan lebih kuat dari perempuan yang tidak kreatif.

8. Creative people are both rebellious and conservative.

Nah untuk yang nomor 8 ini saya sangat setuju bahwa orang kreatif tuh meski dia rebel dia juga konservatif. Saya yakin bahwa semua mausia pada saat tumbuh akan di tanamkan nilai-nilai kehidupan oleh orang tua ataupun lingkungannya, bisa nilai-nilai yang baik, bisa juga yang buruk. Teatapi pada saat dewasa orang yang kratif akan melihat perlunya perubahaan-perubahaan agar menjadi lebih baik tetapi tanpa meninggalkan nilai-nilai yang dulunya sudah ada.

Contohnya adalah orang jepang tetap memegang teguh pada ajaran leluhur tetapi makin maju dengan teknologinya tiap tahun.

9. Most creative people are very passionate about their work, yet they can be extremely objective about it as well.

Benar sekali perlu yang namanya passion untuk bisa mengalahkan rasa putus asa. Perlu kita akui bahwa orang-orang yang kreatif ini banyak menempuh halangan dan rintangan dalam menyelesaikan karyanya, selain itu bila kita ingat-ingat tidak jarang dari mereka menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk dapat menyelesaikan apa yang merekamulai. Oleh karena itu terbuktilah bahwa Passion and patient yang ada dalam diri mereka sangatlah tinggi.

Orang yang kreatif tentu tidak mendapatkan semuanya dari dalam diri mereka, rata-rata dari diri mereka dapat menerima kritik dan saran yang kemudian mereka ubah menjadi inspirsi untuk apa yang mereka sedang kerjakan.

10. Creative people’s openness and sensitivity often exposes them to suffering and pain, yet also to a great deal of enjoyment.

Rasa sakit adalah sebuah cobaan bagi mereka yang menjunjung tinggi kreatifitas. Tidak jarang dari seniman yang telah membuat karyanya tetapi di tolak mentah-mentah, tidak jarang dari peneliti yang berkerja untuk menemukan suatu theory tetapi tidak dianggap oleh masayarakat. Rasa sakit ini akan mendorong mereka kedalam jurang kegagalan bila kreatifitas mereka habis dan mongering oleh kegagalan yang mereka alami. Dalam alam sadar mereka ada sesuatu yang membuat mereka tetap bertahan dan tidak menyerah yaitu karena mereka sangat suka dalam berkreasi dengan menggunaka kreatifitas yang mereka miliki.

Pada suatu hari mereka yang terus gigih berjuang akan mendapatkan gangajran yang menyenagkan. Itulah buah hasil dari kreatifitas yang dicampur dengan kerja keras.

^_^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: